Yang Perlu Diketahui Pemelihara Kucing
Sebaiknya hindari pemberian susu bubuk atau cream pada kucing. Di dalam susu atau cream kemungkinan terdapat kandungan gula yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh seekor kucing. Gula yang tidak dibutuhkan tersebut dapat menyebabkan kucing mengalami gangguan pencernaan seperti diare.
Pada umur 6 bulan, seekor kucing dapat dikategorikan sebagai kucing dewasa meski sebenarnya masih bisa bertumbuh sampai umur satu tahun. Oleh karena cukup pendeknya masa pertumbuhan pada kucing, sebaiknya diberikan makanan yang baik pada saat kucing masih dalam masa pertumbuhan. Anak kucing membutuhkan protein 3 kali lebih banyak dibandingkan kucing dewasa. Akan tetapi pemberian makan pada anak kucing sebaiknya tidak berlebihan.
Penyediaan air minum yang matang dan bersih amat penting. Tempat minum yang digunakan harus benar-benar bersih dan tidak mengandung sabun cuci. Tempat minum yang tercemar oleh sabun dapat menyebabkan kucing menderita diare.
Anak kucing memerlukan tidur kurang lebih 16 sampai 18 jam dalam sehari. Jadi apabila anak kucing anda sedang tidur, biarkanlah mereka tidur. Menurut para ahli, sebenarnya kucing tidurnya tidak terlalu nyenyak. Oleh karena itu, diperlukan waktu tidur yang lama sebagai penggantinya.
Anak kucing biasanya suka untuk bermain. Sewaktu mereka masih kecil, merupakan waktu yang tepat untuk mengajarkan mereka hal-hal yang anda inginkan. Pada saat anak kucing itu masih kecil, apa yang diajarkan oleh pemilik akan membentuk sifat dasar dari kucing tersebut. Sebagai contoh, bila anak kucing tersebut sering diajak bermain saat masih kecil, sampai dewasa sifat kucing tersebut akan periang dan suka bermain. Kasih sayang yang anda berikan juga akan berperan dalam membentuk sifat dasar kucing serta menentukan erat tidaknya hubungannya dengan anda.
Hati-hati apabila kucing anda bermain-main dengan kain atau benang. Hal ini dapat membahayakan keselamatan si kucing karena mereka suka menggigitnya atau bahkan memungkinkan termakan olehnya.
Jangan sekali-kali memukul kucing apabila ia melakukan kesalahan. Hal ini dapat memberikan dampak yang amat serius pada emosi serta kesehatan kucing anda.
Membentak ataupun memukul kucing hanya akan menakutkan si kucing tanpa menyelesaikan masalah yang sesungguhnya. Jangan pernah berpikir bahwa dengan memukul atau membentak akan menimbulkan perasaan bersalah pada si kucing. Pada saat si kucing lari saat dibentak atau dipukul, sebenarnya kucing itu tidak merasa bersalah akan tetapi hanya karena ketakutan.
Tips Memandikan Kucing
Untuk mengatasinya, dapat Anda ikuti tips sebagai berikut:
- Usahakan agar segala keperluan seperti handuk, shampoo, dan lain-lain berada dalam jangkauan tangan anda.
- Usahakan agar suhu ruangan tidak terlalu dingin saat kucing dimandikan.
- Sediakan air beberapa liter saja yang telah dicampur oleh beberapa sendok makan sari buah lemon. Air ini berguna untuk membilas tubuh kucing nanti.
- Letakkan handuk sebagai alas kaki kucing saat dimandikan. Hal ini berguna agar kucing dapat berpijak dengan baik dan tidak licin. Karena itu kucing biasanya akan merasa lebih tenang dan sedikit mengurangi ketegangan yang mungkin dialaminya.
- Gunakan air hangat untuk memandikannya.
- Saat memandikan, apabila kucing akan berontak, cobalah untuk menenangkannya dengan belaian dan jangan membiarkannya untuk melarikan diri.
- Jangan membasahi atau menyemprot wajah kucing atau bagian leher keatas.
- Apabila wajah kucing harus dibersihkan, gunakan kain untuk mengelapnya.
- Usahakan agar busa shampoo tidak mengenai mata atau masuk ke telinga kucing.
- Bilaslah tubuh kucing dengan beberapa liter air yang telah dicampur dengan beberapa sendok sari buah lemon.
- Karena bulu kucing menyerap banyak busa shampoo, usahakan untuk membilas tubuh kucing sampai benar-benar bersih.
Toksoplasmosis adalah infeksi yang diakibatkan oleh sejenis parasit toksoplasmogondii yang biasa terdapat pada bulu kucing. Parasit ini dapat menginfeksi kandungan, jika Ibu hamil mengkonsumsi daging setengah matang, buah-buahan atau sayuran yang tercemar tinja kucing yang mengandung oosit. Selain melalui kandungan, virus ini dapat menular lewat transfusi darah dan transplantasi organ.
Karena itu, begitu Anda positif hamil sebaiknya segera periksakan diri ke dokter, apakah tubuh Anda telah memiliki kekebalan terha-dap toksoplasmosis. Semakin awal toksoplasmosis menyerang kehamilan Anda, semakin besar dampak yang ditimbulkan pada janin Anda.
Sebagai gambaran, parasit tersebut menginfeksi ibu hamil pada trimester I kehamilannya, maka kemungkinan janin terinfeksi parasit tersebut adalah sebanyak 17 persen. Sekitar 60 persen dari janin yang terinfeksi tersebut mengalami toksoplasmosis berat dan 40 persen sisanya ringan.Tapi jika infeksi tersebut menyerang pada trimester II kehamilan, maka peluangnya terkena infeksi sebesar 24 persen. Dari jumlah ini, 30 persen terkena toksoplasmosis berat.
Dan jika menyerang pada trimester III kehamilan, maka kemungkinan bayi terinfeksi parasit tersebut adalah 62 persen. Namun dari jumlah itu tidak satu pun yang menderita toksoplasmosis berat.
Agar ibu hamil terhindar dari infeksi toksoplasmosis, ikuti langkah-langkah pencegahan infeksi sedini mungkin:
- Periksakan kucing atau binatang piaraan yang ada di rumah Anda ke dokter hewan, untuk mengetahui apakah binatang tersebut terinfeksi parasit toksoplasma secara aktif atau tidak Apabila kucing atau binatang piaraan tersebut berada pada masa penularan aktif (sekitar 6 minggu), titipkanlah binatang piaraan tersebut pada tempat penitipan binatang piaraan.
- Jangan biarkan kucing atau anjing makan daging mentah, pergi ke luar rumah, berburu tikus atau burung, dan bermain dengan kucing atau anjing lain.
- Jangan mengadakan kontak langsung, baik dengan kandang maupun kotoran hewan piaraan. Mintalah orang lain untuk membersihkannya. Jika terpaksa harus membersihkan sendiri, pakailah sarung tangan, dan cucilah tangan Anda sampai bersih. Karena virus tersebut sangat aktif, jangan lupa untuk member-sihkan kandang setiap hari. Hindari mengkonsumsi daging mentah atau minum susu yang belum disterilkan.
- Cuci sampai bersih sayuran dan buah-buahan sebelum Anda konsumsi.
- Segeralah berobat ke dokter bila ternyata Anda terinfeksi parasit toksoplasma.
Ternyata Kecil Peluang Kucing Tularkan Toksoplasmosis
Toksoplasma merupakan salah satu jenis penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menyerang hewan dan manusia, dan secara umum, toksoplasma masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang perlu diwaspadai.
Memang, penyakit yang disebabkan oleh infeksi T. gondii ini terkait erat dengan kucing sebagai inang definitif. Akan tetapi, resiko tertular langsung dari kucing ternyata sangat kecil. Manusia biasanya tertular T.gondii melalui daging yang dimasak setengah matang, atau mentah, bahkan juga sayuran mentah yang tidak dicuci bersih.
Menurut dokter Hartati, masyarakat tidak perlu takut memelihara atau menyayangi kucing asal dapat menjaga kesehatannya. Akan tetapi karena penyakit zoonosis dapat
menyerang hewan dan manusia, maka kerjasama di bidang kedokteran manusia dengan kedokteran hewan perlu ditingkatkan.
Diperlukan edukasi tentang pencegahan infeksi T. gondii bagi wanita usia produktif, karena toksoplasmosis pada wanita hamil memiliki risiko sangat besar pada janin yang dikandungnya. Selain itu diperlukan pula peningkatan kepedulian masyarakat untuk melaksanakan pola hidup bersih dan sehat, serta rasa tanggungjawab untuk menjaga kesehatan hewan kesayangan. Semua itu merupakan cara yang efisien untuk mencegah tertular toksoplasma.
Tiada ulasan:
Catat Ulasan